Inter Milan Dihukum Dua Laga Karena Tindakan Rasial Suporter

Inter Milan Dihukum Dua Laga Karena Tindakan Rasial Suporter

serie a, tindakan rasial sepak bola, napoli, inter milan, kalidou koulibaly

Inter Milan akhirnya harus menerima hukuman lantaran tindakan suporternya sendiri. Setau judi online mereka dijatuhi hukuman bertandinga tanpa penonton dalam dua laga kandang Liga Italia lantaran serangan rasial yang dilakukan oleh suporter mereka pada bek Napoli, yaitu Kaliduo Koulibaly pada saat kedua tim bertemu pada tanggal 26 Desember lalu dalam laga lanjutan Serie A.

Pada laga tersbeut, judi online sbobet menyaksikan para pendukung I Nerrazurri menyerukan ejekan bernada rasial pada Kalidou Koulibaly saat tim tuan rumah unggul 1-0. Bahkan setau judi online ibcbet, pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, sempat tiga kali meminta wasit untuk menghentikan laga, akan tetapi permintaannya tersebut tampaknya tidak ditanggapi dengan serius.

Laga pun tetap dilanjutkan. Ejekan sendiri setau judi online baru berakhir setelah Kalidou Koulibaly mendapatkan kartu merah dari wasit pada menit ke 81. Kartu merah ini pun setau judi online sbobet ia dapatkan lantaran bertepuk tangan secara sarkas saat wasit memberikannya kartu kuning.

Judi Online Dengar Inter Harus Bertanding Tanpa Penonton

Inter Milan pun harus menerima dakwaan yang membuat mereka harus rela bertanding tanpa dukungan suporternya di tribune penonton saat mereka berhadapan dengan Sassuolo pada tanggal  19 Januari dan saat berhadapan dengan Bologna pada tanggal 3 Februari.

Selain harus bermain tanpa penonton, kubu I Nerrazurri juga judi online sbobet dengar dilarang membuka tribune utara stadion atau yang populer disebut fans dengan ultras, dalam tiga pertandingan.

Terkait hal ini, Presiden Federasi Sepak Bola Italia, Gabriele Gravina, mengatakna pada judi online ibcbet bahwa segala bentuk ejekan dan serangan rasial di stadion tak akan bisa ditoleransi. Menurutnya mereka tak akan mentoleransi situasi yang merusak sepak bhola tersebut.