Agen Sbobet Terpercaya Beritakan Ucapan Rasis Lulic

Agen Sbobet Terpercaya Beritakan Ucapan Rasis Lulic

senad lulic, as roma, lazio, serie a, antonio rudiger

Agen sbobet terpercaya memberitakan bahwa pemain Lazio, Senad Lulic, sempat mengucapkan perkataan bernada rasialis usai laga Derby Della Capitale antara Lazio dan AS Roma pada hari Minggu 4 Desember 2016 lalu.

Setau asian sbobet, gelandang Lazio tersebut merendahkan bek AS Roma, Antonio Rudiger dengan menyebutnya sebagai penjual kaus kaki.

Pada pertandingan yg diadakan di Stadion Olimpic tersebut, agen judi sbobet online terpercaya menyaksikan Lazio yg bertindak sebagai tim tuan rumah harus menelan kekalahan 0-2. Dua gol Serigala Ibu Kota Italia agen sbobet online terpercaya catat dicetak oleh Kevin Strootman dan Radja Nainggolan. Kekalahan tersebut setau agen judi sbobet onlinet terpercaya juga diwarnai oleh kartu merah pada Danilo Cataldi.

Agen Sbobet Terpercaya Dengar Rudiger Sudah Memanaskan Derbi

Agen sbobet terpercaya menduga bahwa kekalahan tersebut membuat para pemain Lazio merasa frustasi. Setelah laga tersebut, Lulic memberi komentar pedas terkait sikap bek AS Roma asal Jerman, Antonio Rudiger yg dinilainya memanaskan derbi dengan komentar- komentarnya jelang laga.

Agen sbobet online mendengar gelandang Bosnia Herzegovina tersebut menuduh Rudiger telah memprovokasi mereka sejak sebelum pertandingan. Ia juga menyebut bahwa dua tahun yg lalu, Rudiger hanya seorang penjual kaus kaki dan sabuk di Stuttgart.

Kalimat terakhir Lulic tersebut langsung mengungang kontroversi lantaran dianggap merendahkan Rudiger. Ia setau agen sbobet terpercaya sempat diingkatkan wartawan akan komentar pedasnya tesebut. Akan tetapi ia membalas dengan mengatakan bahwa ia hanya mengutarakan apa yg ada dipikirannya. Ia bahkan melanjutkan dengan mengatakan bahwa orang “kulit putih” menjual kaus kaki juga.

AS Roma menanggapi pernyataan Lulic tersebut dan mengatakan bahwa pemain tersebut hanya bicara untuk dirinya sendiri. Bahkan agen sbobet online mendengar pelatih Roma, Luciano Spaletti mengatakna bahwa kata- kata Lulic hanya menunjukkan siapa dirinya sebenarnya.