Agen Judi Sbobet Ceritakan Kisah Perekrutan Origi

Agen Judi Sbobet Ceritakan Kisah Perekrutan Origi

divock origi, manchester united, liverpool, lille, bayern muenchen

Agen judi sbobet mendengar pernyataan striker Liverpool, Divock Origi, bahwa Manchester United dan Bayern Muenchen sempat berusaha untuk mendapatkan tanda tangannya.

Setau agen judi terpercaya, saat Origi masih berusia 15 tahun, ia memang sudah dipantau leh beberapa klub elite Eropa. Terutama saat ia tampil bersama skuad timnas Belgia U 16 pada tahun 2010 lalu.

Ia mengutarakan pada crownbola bahwa saat itu ada banyak pencari bakat yg mendatangi ayahnya pada saat itu. Namun saat ia mengunjungi pusat latihan Lille, ia merasa takjub. Ia mengatakan pada agen judi sbobet ia menyaksikan Eden Hazard tumbuh dari pemain muda menjadi sosok besar yg memenangi gelar liga bersama mereka, dan menurutnya itu sagnat menyenangkan.

Agen Judi Sbobet Sempat Mendengar Beberapa Klub Papan Atas Inginkan Origi

Agen judi sbobet juga berpendapat bahwa Lille memang memiliki reputasi yg bagus dalam mengembangkan para pemain muda mereka. Karena itu agen judi terpercaya pun tak heran bila akhirnya Divock Origi memutuskan bergabung bersama merka pada tahun 2010 lalu, ketimbang bergabung dengan Manchester United yang saat itu juga tertarik padanya.

Ia juga mengatakan pada agen judi online bahwa hatinya menyuruhnya pergi ke Lille dan ia pun mengatakan keputusan tersebut pada ayahnya yang memintanya mengambil keputusan.

Pada Piala Dunia 2014 lalu, Divock Origi seingat agen judi sbobet berhasil tampil impresif bersama dengan tim nasional Belgia. Kualitasnya pun menyedot banyak perhatian klub besar Eropa. Bahkan setau agen judi terpercaya bukan hanya Liverpool yg secara terang- terangan ikut merekrutnya dari Lille. Saat itu agen judi online juga mendengar bahwa raksasa Bundesliga, Bayern Muenghen, tertarik meminangnya.

Akan tetapi pada akhirnya pada tahun 2012 ia memutuskan bergabung bersama Liverpool walau Bayern menginginkannya. Ia menceritakan ia memutuskan bergabung bersama The Reds setelah melihat fasilitas klub dan bicara dengan manajer mereka saat itu, Brendan Rodgers.